Monday, February 28, 2011

The Colour of Autumn

This is a very beautiful image. Hope someday I could be in the place like that.

Lentera


Bicara soal lentera, saya memang sedikit terobsesi dengan lentera. Baik itu lentera di kampung jaman dulu yang disebut cempor atau damar, dan pada apa yang disebut lampu petromax. Lentera dari besi tempa (wrought iron) yang berlekuk dan bersulur seperti yang ada di lampu jalanan di lukisan-lukisan dahulu, atau yang di sepanjang jalan Asia Afrika (tapi yang ini tidak begitu bagus modelnya, dan seringkali jadi korban vandalisme), menurut saya indah dan romantis.

Bahkan buah lentera (chinese lantern fruit), yang setahu saya nama Sundanya adalah cecendet, bentuknya sangat indah menurut pendapat saya. Sewaktu saya kost dulu, saya terobsesi mengatur kamar saya dengan ala Jepang. Kasur lipat yang dihamparkan di alas bambu, lukisan tangan cat air buatan sendiri gambar buang Sakura yang mekar (yang saya usahakan se-Jepang mungkin), dan lentera kertas. See that? I was working hard.

Gambar dari posterlovers.com

Kebaya Encim


Beruntunglah hidup di Bandung, dan beruntunglah hidup di Indonesia. Dimana kita bisa membeli kebaya katun cantik berbordir pula dengan harga kurang dari Rp 100.000,- di Pasar Baru (dengan catatan pintar menawar). Saya tidak pintar tawar menawar. Jadi yah teman saya sering bilang saya sudah membayar kemahalan bila belanja disana. Tapi ah sudahlah. Ironis sekali saya tidak bisa menawar di Pasar Baru. Padahal saya bekerja di perusahaan telekomunikasi di bagian Procurement, dimana pekerjaan saya sehari-hari adalah sebagai buyer, dan saya selalu sibuk melakukan negosiasi.

Kebaya encim adalah padanan pas dengan kain batik yang berwarna bladus atau faded atau luntur. Mereka sangat match seperti menikmati sepotong goat cheese dengan wine. Atau nonton film Lord of The Rings sambil mengunyah Pringles Potato Chips. Atau mencolek guacamole dengan tortilla. Atau sepadan seperti goreng ikan asin peda dan nasi liwetnya. Yah seperti itulah kira-kira.

Dan saya disini adalah seseorang yang terobsesi dengan kebaya dan kain batik. Demikianlah adanya. Foto-foto ini diambil di depan museum Asia Afrika Bandung. Salah satu adalah foto kesayangan saya yang sampai sekarang menjadi leader board di website saya.




Flower Tea, Garden Party, and Lantern


Hal-hal yang menyenangkan yang terlintas di benak saya di malam hari ini adalah sesuatu yang hangat. Misalnya Flower Tea, teh dari mekar dari sejumput bola kemudian berkembang indah dalam kendi kaca yang bening. Kalau di Bandung bisa dinikmati di kafe yang kecil dan nyaman di Jl Sumatra, yaitu di Brussel Spring. Cobalah disana, teh bunga ini enak sekali dinikmati dengan sepotong Avocado Chocolate Cake yang rasanya exquisite!

Picture from islandteashop.com

Hal lainnya saya pikirkan adalah pesta kebun! kapan ya saya datang ke sebuah pesta kebun. Rasanya sudah berabad-abad yang lalu. Ada dua pernikahan teman saya yang mengambil venue di taman bunga atau di halaman. Dan semuanya indah. Para tamu bisa berpakaian cantik yang nyaman, dan suasana terasa lebih hangat dan akrab. Lihatlah beautiful wedding scenery di gambar ini. Cantik sekali ya. Website http://theslightlyobsessivebride.blogspot.com ini memuat banyak hal
-hal yang penuh inspirasi untuk garden party dan wedding party.


Dan saya juga menemukan ini sewaktu browsing di interenet. Moroccan Lantern!. Saya ingin punya ini sekedar untuk bengong memandang cahaya yang akan indah keluar dari celah-celahnya.

Sapu Lidi - Cafe and Resort Bandung

Di suatu sore yang sangat dingin, saya dan suami saya entah karena apa dan kenapa, tiba-tiba ingin ke daerah Lembang. Dimana apabila kota Bandung sedang dingin, apalagi di Lembang. Kalau dalam bahasa Sunda "sakalian edan".

Tadinya sih kita ingin mencari ketan bakar dan minum kopi susu di warung kaki lima. Tapi kami jadi berbelok ke Jl Sersan Bajuri, ke Cihideung Parongpong, desa wisata bunga yang akhir-akhir ini jadi macet dan tidak menyenangkan. Tentu saja sambil jalan menanjak dengan macet apalagi jalan sempit, adalah satu kata saja - sux.
Namun kami pergi di hari bukan libur jadi kebetulan tidak bertemu yang namanya macet. Kami melihat-lihat philodendron, anthurium, geranium, dan petunia. Tanaman yang dijual disana masih begitu-begitu saja, belum ada yang menjadi hit seperti demam anthurium beberapa tahun lalu.

Hujan gerimis terus menerus turun menambah dingin dan kabut. Kami akhirnya ke Sapu Lidi cafe untuk beristirahat dan makan. Suasana lengang, banyak orang yang sedang makan beramai-ramai namun berbicara dengan suara pelan. Mungkin tidak ingin mengusik kedamaian disana. Tempat makan di cafe tersebut dibuat terpisah-pisah dengan 'saung' di antara hijaunya tanaman padi . Saung adalah nama bangunan kecil dari bambu dan atap jerami, yang biasa dibuat untuk beristirahat di tengah sawah.

Tempat ini cocok untuk liburan keluarga ataupun ber-honey moon. Banyak foto-foto prewedding yang sedang trend itu dibuat di Sapu Lidi resort. Ada danau buatan dengan perahu - perahu kecil yang cantik sekali untuk berfoto-foto.
Beberapa foto yang saya upload disini adalah hasil jepretan dengan iPhone, dan juga saya ambil dari website http://www.sapulidisawah.com/. Untuk yang berlibur di Bandung, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir disini. Tempatnya indah dan udaranya nyaman.

Sunday, February 27, 2011

Inspiring Things; Parisienne Style



I really love how Paris women dressed so chic! Since I live in Bandung, where people from Dutch Era called Bandung as 'Paris van Java', I think it's ok if we like to have style like Parisienne, especially in rainy season (if not, we'll gonna melting miserably here under the tropical sun). Picture on the left is from http://experienceparisienne.com

And here above is picture about Paris women style from http://www.littledollface.co.uk/




The Groove - Swimming, Fitness, and Relaxing

Kolam renang terdekat dari tempat tinggal kami adalah The Groove di Jl Soekarno Hatta - Bypass Bandung. Tempatnya nyaman. Saya pernah coba untuk fitness disana juga berdua dengan suami. Tapi biaya per kedatangan termasuk mahal untuk ukuran saya. Rp 125.000 untuk seorang sekali datang. Beuh. Mendingan beli bakso pinggir jalan deh. Menurut instruktur fitness disana berat badan saya dan suami sudah overweight. Masa iya ya *ngaca*. Lalu kami disarankan untuk mengikuti program tertentu. Tapi tentu saja, kami ogah.

Kalau berenang Rp 50.000,- per orang. Itupun termasuk lumayan mahal. Tapi tempatnya nyaman dan dekat rumah. Jadi oke lah kalo begitu. Anak-anak saya juga senang berenang disana. Selain tidak terlalu ramai, tempatnya bersih dan nyaman. Dimas anak laki-laki saya terutama senang Chicken Cordon Bleu yang ada di cafe disana. Yang mana tentu saja, membuat program dietnya, gagal total.

Disana pun ada pijat dan lulur, juga salon. Dan ada jacuzzi juga sauna. Saya pernah mencoba pijatnya. Cukup lumayan. Tapi saya lebih suka dipijat (kepala dan pundak doang), oleh mang Epul, tukang cukur langganan suami saya. Telapak tangan Mang Epul ajaib, bisa mengeluarkan hawa panas, yang nyaman sekali buat menghilangkan pegal linu dan sakit kepala.

Jacuzzinya juga oke, juga saunanya. Salonnya sih saya cuma pernah coba manikur dan pedikur. Berhubung saya sangat sangat jarang ke salon, saya tidak tahu apakah service mereka oke atau tidak. Wong ga punya pembanding lain. Disana karena masih bangunan baru, semuanya masih terasa baru, dan bersih. Saya sertakan foto kolam renang disana, sebagai bahan referensi.







Milky Strawberry


Drea, anak perempuan saya suka strawberry. Sangat. Dan juga suka minum susu. Karena blender kami rusak, jadilah irisan strawberry dan juga irisan kiwi (atas saran saya. karena warna merah campur hijau itu terlihat cantik) diberi susu murni, gula, dan es batu.

Drea suka sekali memakannya. Dia menyiapkannya sendiri. Lalu dia makan strawberry-nya dengan semangat sekali sampai-sampai susunya muncrat-muncrat ke karpet.

Saya juga suka. Untuk itu saya dengan senang hati membantu menghabiskannya. Padahal strawberry yang ada sedianya untuk saya buat jadi topping, di pie susu (custard) yang tadi siang saya buat.




Saturday, February 26, 2011

Aglio Olio Spaghetti Super Pedas


Hari Minggu hari bersantai keluarga. Asisten rumah tangga saya sedang berlibur ke Garut, jadi saya dari pagi sudah beres-beres dan memasak. Karena ingin memasak yang gampang, saya membuat makanan dari apa yang ada di persediaan. Kebetulan saya punya olive oil extra virgin (saya suka rasa minyak zaitun yang ringan di lidah), udang ukuran lumayan, cabe rawit yang extra pedas, dan cumi. Jadilah Spaghetti rasa pedas seafood.

Membuatnya gampang. spaghetti direbus sampai 'al dente' yaitu kenyal, tidak lembek tidak juga keras. Lalu panaskan minyak zaitun, beri bawang putih (diiris atau digeprek), potongan cabe rawit (saya mengiris banyak-banyak), udang dan cumi yang sudah ditumis. Siramkan pada spaghetti, dengan bumbu garam dan gula secukupnya. Lalu tambahkan sedikit parsley yang diiris halus bila suka. Kalau tidak ada parsley, saya sih pake sedikit bawang daun. Voila, inilah Aglio Olio ala saya!.

Friday, February 25, 2011

Jual Bibit Basil, Oregano, Thyme, Catnip dan Dill


Karena beberapa pertanyaan yang sering muncul di blog saya yang lain apakah saya menjual bibit-bibit tersebut di atas, nah saat ini saya akan mulai menjual bibit tersebut. Untuk yang berminat silahkan hubungi saya dengan sms ke nomor 0811223998, dimana saya akan memberitahukan proses pemesanan selanjutnya.

Benih-benih tanaman Basil, Oregano, Thyme dan Dill ini sangat kecil, dan saya juga menjualnya dalam jumlah terbatas. Jadi pengiriman akan dilakukan dengan bungkus plastik dalam amplop ukuran airmail, yang mana kemungkinan tidak akan membutuhkan biaya pengiriman yang tinggi untuk daerah-daerah di Indonesia.

Saya sendiri menanam beberapa kali benih-benih tersebut dan semua tumbuh dengan baik di kota Bandung, walaupun benih-benih tersebut saya peroleh dari luar negeri dimana iklimnya berbeda dengan Indonesia. Untuk pecinta masakan Italy, saya menyarankan pemakaian bumbu-bumbu dari tanaman tersebut dalam keadaan fresh, karena aroma dan citarasanya tentu saja berbeda dengan bumbu yang sudah dikeringkan.

Untuk pemula dan ingin melakukan pembelian biji dalam jumlah minimal, saya menjual bibit tersebut dengan harga murah. Daftar harga dan cara penanaman : http://oreganobasilrosemary.blogspot.com



Things I like this Week End



Gabriel Gully Sweet Red. Manis. Mungkin harusnya saya bilang 'fruity'. Saya sebenarnya tidak paham urusan wine. Bukan pehobi, apalagi penilai.

Lalu potongan sandwich isi keju bawang dan smoked beef. Olesan mustard, potongan selada, tomat, atau avocado. Enak dilihat, enak dimakan. I am craving for more! mmm..




Selain itu, tattoo selalu merupakan hal yang menarik bagi saya. walaupun tidak ada niat untuk mencobanya di bagian manapun. Yakuza tattoo dan Geisha tattoo. Ugh.

Pie Susu

Saya suka pie. Terutama apple pie. Tapi tidak menolak kue pai yang lain. Pie susu Bali juga boleh. Sayang, kota saya jauh sekali dari Bali. Butuh 18 jam perjalanan dengan resiko pantat tepos untuk sampai ke Bali lewat jalan darat, ditambah menyeberang selat. Belum lagi resiko ban kempes, dirampok, dan sebagainya.

Butuh 2 jam lewat udara, memakai pesawat terbang. Itupun kalau AirAsia lagi diskon. Dan jangan diskon tanggung. Harus yang Rp 0,- yang akhir-akhir ini jarang terjadi (kembalikan AirAsia seperti dulu lagi!)

Bisa sih beli online. Saya juga lagi coba pesan. Moga-moga kue pai itu sampai selamat tidak kurang suatu apa. Selamat juga sampai di rumah tanpa potongan jatah preman-preman di kantor. Semoga.

Ini resep pie susu, untuk yang nekat ingin buat sendiri.

Bahan untuk pie:
- 400gr tepung terigu
- 250gr mentega putih
- 150gr gula halus
- 2 kuning telur
- 2 sdm air es
- garam secukupnya

Bahan untuk custard:
- 4sdm tepung custard
- 600ml susu cair
- 100gr gula pasir
- Rhum secukupnya

Ingat, ini resep yang cukup banyak. Kalau sudah jadi, siapa tau langsung bisa jadi home industry untuk jualan kue pie susu Bali secara online. Selamat ya!

foto dari: detikfood.com

Sunday, February 20, 2011

Bed Time Stories


Saat tidur adalah saat yang menyenangkan. Biasanya ketika kami memadamkan lampu, suami saya suka bercerita macam-macam tentang masa kecil, atau saat-saat dia sekolah dulu. Atau kami bergantian main game di Iphone. Menikah memang membahagiakan.

Mordor



malam ini kami menonton untuk entah yang ke berapa kalinya - Lord of the Rings. Semua detailnya terlalu indah dilewatkan, demikian juga dengan Mordor. Yang walaupun gelap, suram, kelam, mengerikan, tetap difilmkan dengan cantiknya. Sangat pas dengan gambaran Mordor dari buku, dengan gunung Orodruin yang menggelegar, dan mata Sauron yang penuh api dan amarah.
Hilarious film.

Oh ya dan di internet saya menemukan link T-shirt Mordor ini. Souvenir yang bagus yang bisa kita pesan pada Frodo dan Samwise Gamgee, sepulang dari sana.


Bali Produk





Yang saya selalu suka apabila pergi ke Bali, yaitu disana saya banyak sekali menemukan hal-hal dan benda yang menyenangkan. Buat saya sendiri untuk oleh-oleh diri sendiri, saya kerap membeli sabun dan shampoo wangi dari produk tempat spa disana.

Kemarin ini saya membeli shampoo dan sabun dari Bali Tangi Spa. Awalnya karena di hotel saya mendapat bahwa sabun dan shampoo-nya diwadahi dengan botol kaca yang cantik dan vintage sekali. Kemudian saya menanyakan petugas hotel tempat membelinya dan dia memberi tahu Bali Tangi, tak jauh dari hotel tempat kami menginap.

Saya membeli sabun dengan wangi kelapa, dan shampoo dengan wangi cempaka. Belinya dalam botol jerigen. Selain itu saya membeli produk-produk sabun lainnya, sabun sirih, sabun kenanga, dan minyak untuk pijat.

Anak saya mengisi botol bekas sabun itu dengan pasir dan meletakkannya di rak buku saya.



Goodbye Weekend



Minggu sore ini saya melihat-lihat website yang bertemakan vintage. Segala sesuatunya cantik dan lembut. Oh ya saya menemukan gambar-gambar ini dari etsy.

Sabun dari oatmeal dan madu. lebih seperti makanan yang enak dibanding sesuatu untuk dipakai mandi.

Lalu ada digital printing yang cantik sekali, yang mengingatkan saya pada kelembutan lukisan Monet.
Indah ya?



What is your favorite band?


Saya? saya sendiri selalu suka Guns and Roses. Tapi akhir-akhir ini di sebuah mailing list saya mendapat foto Axl Rose yang 'a big no' banget deh. Menghancurkan impian masa muda saya. Sekarang Axl tampak seperti...yah tidak seperti dulu yang jelas. Sangat kebalikannya. 180 derajat.

Saya menemukan komik lucu Guns and Roses. Lupa dari website mana. Saya menemukan di iPhone suami saya. Cute kan? terutama rok kotak-kotak Axl. Scottish Tartan. It's very hilarious, isn't it?


Wedding Things


Saya selalu memimpikan pernikahan saya adalah sesuatu yang sederhana. tidak membutuhkan waktu dan tenaga, tidak banyak orang, tidak ribut. Sesuatu yang cukup untuk dikenang kami berdua. Juga hanya membutuhkan sedikit biaya.

Begitu juga dengan gaun pengantin. Putih. Sederhana. Nyaman dipakai. Itu semua sudah cukup. Dengan tatanan rambut yang sederhana pula.

Ini foto dari pernikahan saya setahun yang lalu. Persis seperti yang saya inginkan.

Saturday, February 19, 2011

Easy Sunday


On Sunday, my husband; Irfan and I are lazy and like to-do-nothing. We just stay at home and see National Geograhic channel to see croco, tigers, and sharks things. I just eating my frozen mellon taste yoghurt, and my husband buy some 'chili and very hot tofu fried' which the hot taste is going to make you insane.

Craving for Garden

Yang saya idamkan adalah Japanese Garden yang sederhana, indah, minimalis, dan bersih. Atau Vertical Garden yang hemat tempat, sejuk, dan cantik dipandang mata.

Lihatlah vertical garden desain dari Flora Grubb ini:

atau Natural Garden seperti ini:

indah bukan? tapi sebenarnya taman depan rumah saya adalah seperti ini, yang bahkan tidak layak disebut taman. Mungkin bisa disebut hutan. Hutan tropis tepatnya.



Easy Breakfast: Canai Bread and Banana


Ingin menyiapkan sarapan yang enak, cepat, dan mudah? saya biasanya membuat pancake. Atau sandwich. Atau yang tidak simple tapi cukup mudah ya nasi goreng. Walaupun nasi goreng terlalu berat rasanya untuk sarapan. Hari ini sebagai variasi dari membuat pancake saya membuat roti canai atau roti maryam, dengan keju, susu kental manis, dan irisan pisang yang manis.

Mudah bukan?


Runaway Vacation: Kuta, Bali


Beberapa minggu yang lalu kami sekeluarga pergi ke Bali. Tepatnya di Kuta. Karena waktu yang terbatas dan anak-anak yang menyukai bermain air dan bermain di pantai sepanjang waktu, tidak banyak waktu tersisa untuk berjalan-jalan ke area dan tempat rekreasi yang lain.

Karena ini perjalanan yang direncanakan jauh-jauh hari, kami membooking kamar di Tunes Hotel Kuta, sebuah budget hotel. Dan yang saya sukai, kecuali kamarnya yang benar-benar sempit, adalah bersihnya. Saya suka mencium bau seprai dan sarung bantal yang bersih. Dan Tunes Hotel sangat serius dalam hal kebersihan ini rupanya.

Agak repot soal sarapan, karena hotel tidak menyediakan restaurant ataupun cafe. Jadi setiap pagi kami pergi ke jalan Pantai Kuta untuk mencari sarapan. Yang agak sulit disana. Agak repot, karena membawa anak-anak, yang selalu rewel soal makanan. Ada Kentucky Fried Chicken yang tidak jauh dari hotel, dan Starbuck, yang paling tidak kami bisa mendapatkan kopi dan sandwich.

Di senja hari yang indah di hari ke 2 kami menyempatkan diri ke Jimbaran. Untuk menikmati aneka hidangan seafood. Pantai tampak tenang dengan air yang kelabu. Angin yang hangat dan membawa uap air laut nyaman terasa. Pasir terasa lembut di kaki kami. Makananannya enak. Cumi, udang, ikan bakar, kepiting dan banyak lagi. Suami saya mencicipi arak bali yang menjadi minuman khas restaurant disana. Tempat makan yang berjajar di pantai diterangi lilin-lilin dan lampu yang bersinar indah saat gelap menjelang. Pemusik membawakan lagu yang enak terdengar dengan gitarnya. Banyak turis asing terlih
at turut bernyanyi. Saat makan berlangsung di panggung kecil beberapa anak membawakan tarian Pendet dan tari Kipas. Indah sekali. Banyak turis yang mengabadikan dengan kamera dan kamera video.




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitors

free counters